Mengapa Selat Hormuz Penting ?
Pendahuluan: Dunia Menahan Napas di Selat Hormuz Selat Hormuz. Lebar hanya sekitar 39 kilometer di titik tersempitnya — tapi dari celah sempit itulah mengalir sekitar 20% pasokan energi seluruh dunia. Dan sejak akhir Februari 2026, jalur vital itu nyaris tertutup total. Konflik bersenjata antara Amerika Serikat (bersama Israel) dan Iran memaksa Tehran mengunci Hormuz — sebuah langkah yang langsung mengguncang pasar energi global, memicu inflasi di belahan dunia manapun, dan membuat investor dari Wall Street hingga Bursa Efek Indonesia deg-degan setiap pagi membuka layar. Kini, pada 28–29 Mei 2026, secercah harapan muncul: negosiator AS dan Iran dilaporkan telah mencapai kesepakatan memorandum of understanding (MOU) untuk gencatan senjata 60 hari, yang di dalamnya termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh dan bertahap. Namun kesepakatan ini masih menunggu persetujuan akhir dari Presiden Donald Trump. Sebagai seseorang yang sudah 30 tahun berkecimpung di pasar modal — melewati...